Oplus_131072
Palangka Raya, pilarkalimantan.com – Tim Densus 88 Antiteror Polda Kalimantan Tengah gelar diskusi santai “ngopi bareng” dengan insan pers, membahas peran media dalam mencegah penyebaran paham radikalisme. Kamis ( 15/01/26)
Kegiatan ini diinisiasi oleh Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kalteng, dihadiri wartawan dari berbagai media cetak dan daring di Palangka Raya, termasuk Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalteng.
Ketua Tim Satgaswil Densus 88 Antiteror Polda Kalteng, Ganjar Satriyono, bilang kolaborasi dengan insan pers penting dalam mencegah radikalisme. “Kami siap membantu mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan radikalisme,” katanya.
Ketua IPJI Kalteng, Pickrol Hidayad, apresiasi langkah Densus 88 membuka ruang diskusi dengan insan pers. “Media punya peran krusial dalam membentuk cara pandang publik, terutama generasi muda, terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
IPJI Kalteng dukung upaya pencegahan radikalisme melalui pemberitaan edukatif, berimbang, dan berlandaskan nilai kebangsaan. “Wartawan bukan hanya penyampai berita, tapi juga penjaga akal sehat publik,” tegas Pickrol.(es)
