Oplus_131072
PALANGKA RAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar kegiatan berbuka puasa bersama yang bertempat di kantor Dinas PUPR Provinsi Kalteng yang menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan, Sabtu (28/02/26).
Kepala Dinas PUPR Kalteng Juni Gultom menyampaikan kegiatan tersebut tidak sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa melalui buka puasa bersama, seluruh jajaran dapat semakin menyadari pentingnya kebersamaan dan kekompakan sebagai kekuatan utama dalam menjalankan tugas.
“Yang terbatas itu sekalian keimanan kita dan dalam rangka kita juga bagaimana saling merendahkan diri, bagaimana saling membantu, dan bagaimana kita saling bersama-sama untuk menguatkan akidah-akidah kehebatan kita masing-masing,” ujar Juni.
Ia menuturkan bahwa nilai kerendahan hati dan semangat tolong-menolong perlu terus dipupuk, terlebih dalam suasana Ramadan yang penuh berkah. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Kalteng.
“Ini ialah momen kebersamaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja serta rasa tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” tuturnya.
Juni Gultom menambahkan, penguatan akidah dan karakter merupakan fondasi penting dalam menjalankan tugas pembangunan infrastruktur. Pembangunan fisik, katanya, harus diimbangi dengan pembangunan moral dan spiritual aparatur.
Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis seluruh jajaran dapat bekerja lebih solid dan profesional. Buka puasa bersama ini juga menjadi pengingat bahwa setiap capaian kinerja tidak lepas dari kerja sama tim yang kuat.
Ia berharap nilai-nilai positif yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Momentum Ramadan, lanjutnya, harus dimaknai sebagai waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri.
“Untuk demikian, Dinas PUPR Provinsi Kalteng tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berintegritas,” pungkasnya.(red)
