Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Rayadi, S. M., Saat Di Konfirmasi Media pilarkalimantan.com (Foto : Candra).
Muara Teweh, pilarkalimantan.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara menanggapi adanya sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mempertanyakan tidak diterimanya undangan pada berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, S.M., mengatakan bahwa pihaknya memahami adanya aspirasi dari sejumlah ormas tersebut. Menurutnya, Kesbangpol juga mengakui masih memiliki kelemahan dalam pendataan organisasi kemasyarakatan yang telah melaporkan keberadaannya maupun aktivitasnya.
“Memang ada kelemahan dari sisi data ormas yang melapor keberadaannya, termasuk hasil pendataan terhadap keberadaan dan aktivitas ormas,” ujar Rayadi, Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, tidak sulit bagi Kesbangpol untuk melakukan koordinasi dan memberikan masukan mengenai ormas yang perlu diundang dalam setiap kegiatan pemerintah daerah.
Namun demikian, Rayadi menegaskan bahwa kehormatan sebuah organisasi bukan semata-mata karena berada di atas panggung kehormatan atau menerima undangan dalam suatu acara.
“Kami berprinsip bahwa kehormatan kita bukan di atas panggung kehormatan, tetapi sejauh mana peran kita menjadi perekat persatuan, pembina kerukunan, penengah, dan pendamai dalam setiap perselisihan,” tegasnya.
Menurutnya, peran tersebut memang sering kali tidak menjadi perhatian publik pada awalnya, tetapi akan dikenang masyarakat di kemudian hari karena manfaatnya bagi kehidupan bermasyarakat. (Candra)
