Palangka Raya, pilarkalimantan.com – Semangat “Polri untuk Masyarakat” kembali diwujudkan nyata. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menghadiri kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Polda Kalteng di Aula Graha Bhayangkara, Selasa 23 Juni 2026.
Kegiatan ini jadi salah satu rangkaian utama HUT Bhayangkara yang puncaknya jatuh 1 Juli mendatang. Berbeda dari seremoni biasa, Polda Kalteng memilih turun langsung melayani warga lewat paket layanan kesehatan lengkap dan gratis.
Bakti kesehatan yang dimulai sejak 1 Juni 2026 ini menyasar berbagai kebutuhan dasar warga. Di Graha Bhayangkara saja, tercatat sekitar 1.500 masyarakat mendapatkan pelayanan.
Layanannya sangat komprehensif: pemeriksaan kesehatan umum, skrining stunting untuk balita, pembagian obat dan suplemen gizi, donor darah, khitanan massal, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing. Semua dilakukan tim dokter dan tenaga medis dari Rumah Sakit Bhayangkara serta relawan kesehatan.
“Ini bukan sekadar cek kesehatan biasa. Ada operasi katarak dan bibir sumbing yang biayanya besar kalau di rumah sakit umum. Polri hadir untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,” jelas Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Program serupa juga digelar serentak di RS Bhayangkara, lokasi-lokasi binaan, serta Polres dan Polsek jajaran se-Kalimantan Tengah. Tujuannya agar manfaat bisa dirasakan sampai pelosok desa.
Usai meninjau langsung pelayanan, Wagub Edy Pratowo menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan ini bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan instansi vertikal.
“Kegiatan bakti sosial Polda Kalteng ini sangat lengkap. Saya lihat layanan skrining stunting-nya sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita. Stunting ini PR kita bersama, jadi harus dicegah sejak dini lewat edukasi dan intervensi gizi,” ujar Edy.
Selain layanan medis, warga kurang mampu juga menerima bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan pokok. Di momen itu, Wagub Edy juga menyerahkan tali asih kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian Pemprov.
“Semoga kerja sama Pemprov Kalteng dan Polda Kalteng terus berlanjut dan diperkuat. Tujuannya satu: meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Bumi Tambun Bungai,” tambahnya.
Kapolda Iwan Kurniawan menjelaskan, fokus pada bakti kesehatan tahun ini sesuai arahan pimpinan Polri. Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 diminta lebih banyak diisi kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya upacara. Tapi warga benar-benar merasakan kehadiran Polri yang melayani, mengayomi, dan membantu. Donor darah, khitan massal, operasi katarak, itu bentuk kepedulian nyata kami,” tegas Iwan.
Ia berharap kegiatan ini membantu menurunkan angka kesakitan warga, terutama yang akses ke faskes terbatas. Ke depan, Polda Kalteng berencana menjadikan bakti kesehatan sebagai program rutin, bukan hanya saat HUT.
Kemeriahan bakti kesehatan dihadiri lengkap unsur Forkopimda Kalteng. Tampak hadir Kepala BIN Daerah Marsma TNI Muhammad Nur, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Suyuti Syamsul, pejabat utama Polda, serta tamu undangan lain.
Kehadiran Forkopimda menjadi simbol bahwa isu kesehatan, stunting, dan kesejahteraan adalah kerja bersama. Pemerintah, Polri, TNI, dan seluruh elemen siap bersinergi demi Kalteng yang sehat dan bermartabat.( red )
