Muara Teweh, pilarkalimantan.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., menyampaikan perkembangan terkait pembebasan lahan untuk program pelebaran jalan di dalam Kota Muara Teweh.
Pemerintah daerah menyebut sebagian besar proses pembebasan lahan telah selesai dan berada dalam kondisi aman.
Menurut Bupati, beberapa instansi vertikal seperti Pengadilan Negeri dan Kementerian Agama telah menyelesaikan proses administrasi pembebasan lahannya.
Sementara itu, untuk Mabes Polri masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
“Untuk BRI dan Bank Kalteng, tidak ada lagi kendala berarti dan tinggal menunggu proses ganti rugi. Pemerintah juga telah menyiapkan alat berat untuk mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan,” ujar H. Shalahuddin saat diwawancarai sejumlah media usai mengikuti Rapat Paripurna (Rapur), Senin (20/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis.
Bupati menegaskan bahwa pelebaran jalan dan penataan median jalan dilakukan untuk mempercantik wajah Kota Muara Teweh sekaligus meningkatkan kelancaran lalu lintas. Menurutnya, median jalan yang ada saat ini belum memenuhi standar karena kendaraan harus beberapa kali mundur saat melakukan putar balik.
“Ke depan, median jalan akan diperlebar agar kendaraan cukup sekali berputar, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan antrean kendaraan di jalan utama,” katanya.
Selain membahas pelebaran jalan, Bupati juga menyampaikan bahwa rapat hari itu menghasilkan kemajuan penting dalam penyelesaian pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025, penguatan kolaborasi dengan DPRD, percepatan pembangunan desa, serta kelanjutan program pelebaran jalan di Kota Muara Teweh.
“Secara keseluruhan, rapat hari ini menghasilkan kemajuan penting dalam penyelesaian pertanggungjawaban APBD 2025, penguatan kolaborasi dengan DPRD, percepatan pembangunan desa, serta kelanjutan program pelebaran jalan,” pungkasnya. (Candra)
