Palangka Raya, pilarkalimantan.com – DPRD Kalimantan Tengah menilai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, evaluasi terhadap kinerja dan tata kelola BUMD dinilai perlu segera dilakukan agar mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi pembangunan daerah.
Anggota DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengatakan keberadaan BUMD seharusnya tidak hanya menjadi pelengkap struktur perekonomian daerah, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak peningkatan PAD.
“kami ingin memastikan apakah BUMD benar-benar telah menjadi salah satu sumber PAD atau justru biaya operasionalnya lebih besar dibandingkan kontribusi yang diberikan kepada daerah. Kritik yang kami sampaikan merupakan bentuk dukungan agar ke depan ada perhatian yang lebih serius terhadap pengelolaan BUMD,” ujarnya, Senin (20/7/26).
Hero menilai evaluasi secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan produktivitas setiap BUMD yang dimiliki daerah.
Evaluasi juga menjadi langkah tepat untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari tata kelola perusahaan, pengembangan usaha, hingga kemampuan menghasilkan keuntungan yang berdampak terhadap penerimaan daerah.
Menurutnya, pembenahan pengelolaan BUMD perlu dilakukan secara komprehensif melalui sinergi antara DPRD Kalteng, Pemprov, serta pihak-pihak terkait. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai kebijakan strategis dapat dirumuskan untuk meningkatkan daya saing dan kinerja perusahaan daerah.
“Mungkin selama ini kita memang belum terlalu fokus terhadap persoalan ini. Mudah-mudahan ke depan kita bisa duduk bersama dalam satu meja untuk mencari pola yang tepat, saling memberikan masukan, serta berbagi gagasan,” katanya.
Lebih lanjut, Hero menegaskan upaya penguatan BUMD sejalan dengan kebutuhan daerah untuk memperluas sumber-sumber PAD. Kemandirian fiskal menjadi salah satu target yang harus terus diperjuangkan, mengingat pembangunan daerah membutuhkan dukungan pendanaan yang kuat dan berkelanjutan.
BUMD yang sehat dan produktif diyakini dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi keuangan daerah, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja, pengembangan sektor usaha potensial, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
DPRD Kalteng berharap evaluasi dan pembahasan terkait kinerja BUMD dapat menjadi agenda prioritas dalam waktu dekat. Melalui penguatan tata kelola dan optimalisasi potensi usaha yang dimiliki, BUMD diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat PAD Kalteng pada masa mendatang.( red )
