Muara Teweh, pilarkalimantan.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Panaen, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Himbauan Nomor 400.10.2.1/173/2008/VIII/2026 yang diterbitkan pada 20 Agustus 2026. Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Himbauan Camat Teweh Baru Nomor 300.2.4.1/112/KTB/VIII/2026 tanggal 11 Agustus 2026 tentang pencegahan terjadinya karhutla serta upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup, kesehatan masyarakat dan keamanan wilayah.
Dalam surat tersebut, Kepala Desa Panaen, Marsudi, mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan untuk keperluan pembukaan lahan, perkebunan, pertanian, atau kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan asap.
Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah, semak belukar, rumput maupun sisa hasil pertanian secara sembarangan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat menyebabkan api dengan mudah menyebar.
Selain itu, bagi warga yang melakukan kegiatan pembukaan atau pembersihan lahan, diminta menggunakan cara yang aman dan tidak menimbulkan kebakaran serta tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemdes Panaen juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap potensi munculnya titik api di wilayah masing-masing. Warga yang menemukan titik api atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan karhutla diminta segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat, Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Panaen maupun pihak terkait.
Kepala Desa Panaen berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah, menanggulangi dan melaporkan kejadian kebakaran hutan dan lahan.
“Upaya pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sembarangan, kita dapat menjaga lingkungan, kesehatan serta keselamatan masyarakat,” Uacapnya pada jun, at (21-08-2026).
Pemdes Panaen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya karhutla, khususnya selama kondisi cuaca panas dan kemarau berlangsung. (Candra).
