Skip to content
PILAR KALIMANTAN

PILAR KALIMANTAN

Magazine WP Theme

  • Kalimantan Tengah
    • Pemprov Kalteng
    • Pemkot Palangka Raya
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito TImur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kobar
    • DPRD Kotim
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Kabar Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Opini

Menteri LH Tegaskan Karhutla Merupakan Tantangan Serius yang Memerlukan Penanganan Terpadu

Elianto 7 Agustus 2025

Oplus_131072

Palangka Raya, pilarkalimantan.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq memimpin Apel Gelar Personel dan Sarana Prasarana Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (07/08/25).

Tampak hadir Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, 1.200 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pertamina, Dinas Kehutanan, Dinas Sosial melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pramuka, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup (UPT KLHK), tim kesehatan, Manggala Agni, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam amanatnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu, komprehensif, dan berkesinambungan.

Kebakaran Hutan dan Lahan adalah tantangan yang tidak dapat dihadapi dengan cara biasa. Kita memerlukan pendekatan komprehensif, terpadu lintas sektor, dan berbasis pencegahan. Kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci, terlebih saat ini kita memasuki puncak musim kemarau pada Juli hingga Agustus,” ujar Hanif.

Lebih lanjut, Hanif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dinilai berhasil menekan angka Kebakaran Hutan dan Lahan secara signifikan.

“Data menunjukkan, luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah tahun ini kurang dari 9 ribu hektare, jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang hampir mencapai 360 ribu hektare. Hal ini membuktikan bahwa kerja keras kita semua telah membuahkan hasil,” ungkap Hanif.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto menegaskan kesiapan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menyiapkan 77 pos lapangan di wilayah-wilayah rawan. Apabila diperlukan, akan dibentuk satuan khusus. Operasi modifikasi cuaca juga terus dilaksanakan dan saat ini telah siaga dua unit helikopter patroli serta water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses,” jelas Suharyanto.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengapresiasi peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam mendukung upaya pemadaman serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di wilayahnya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam operasi tanggap darurat. Pelaksanaan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) dan pemadaman langsung menjadi langkah strategis penanganan Karhutla,” tutur Gubernur.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, dengan tetap menghormati kearifan lokal masyarakat Dayak terkait tradisi ladang berpindah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghormati tradisi ladang berpindah yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Dayak, namun pelaksanaannya wajib mematuhi ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut hanya diperkenankan maksimal satu hektare, tidak dilakukan di lahan gambut, serta berada di bawah pengawasan pemerintah desa atau aparat berwenang,” tegas Gubernur.

Gubernur menutup pernyataannya dengan menegaskan urgensi penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan serta memastikan keberlanjutan pembangunan.

“Penguatan sinergi ini akan terus diupayakan guna merespons berbagai tantangan lingkungan serta menjamin keberlanjutan pembangunan di masa mendatang,” tandas Gubernur.

Apel gelar pasukan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkokoh koordinasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mempertegas komitmen seluruh pihak dalam mencegah dan menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan demi menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi keselamatan masyarakat Kalimantan Tengah. (Es)

Bagikan Berita
Share

Post navigation

Previous Ketua DPRD Mura Berharap agar Pelaksanaan Mura Expo 2025 Harus Dapat Dimanfaatkan Secara Maksimal
Next Tercatat 77 Kejadian Karhutla di Palangka Raya Tahun 2025

Sebelumnya

Dinas SosPMD Barut Raih Penghargaan SIDARA Award 2025

Dinas SosPMD Barut Raih Penghargaan SIDARA Award 2025

7 Desember 2025
Menhut RI Tinjau Fasilitas Rehabilitasi Owa dan Pusat Suaka Owa di Barito Utara

Menhut RI Tinjau Fasilitas Rehabilitasi Owa dan Pusat Suaka Owa di Barito Utara

6 Desember 2025
Bupati Mura Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalteng Tahun 2025

Bupati Mura Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalteng Tahun 2025

5 Desember 2025

Tentang Kami

  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
| DarkNews by AF themes.