Muara Teweh, pilarkalimantan.com – PT Sinomas Mining menggelar konsultasi publik dalam rangka penyusunan Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana pengembangan kegiatan pertambangan batu bara yang berada di Desa Muara Inu, Desa Bengahon, Desa Rahaden, dan Desa Muara Pari, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Cafe Copi Itah, Muara Teweh, Jumat (31/7/2026) ini dihadiri Camat Lahei Anwar Hamidi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Danramil Lahei, para kepala desa, pihak perusahaan, masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Lahei Anwar Hamidi menegaskan bahwa konsultasi publik menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen AMDAL agar seluruh potensi dampak kegiatan pertambangan dapat diidentifikasi sejak awal.
Ia mengingatkan agar perusahaan mematuhi seluruh ketentuan lingkungan sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari yang berdampak kepada masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Kami berharap seluruh proses penyusunan AMDAL dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan. Jangan sampai ketika perusahaan sudah beroperasi muncul berbagai permasalahan lingkungan maupun sosial yang akhirnya menjadi perhatian banyak pihak,” ujar Anwar Hamidi.
Selain itu, ia juga meminta perusahaan untuk melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan, termasuk memberikan kesempatan kerja bagi warga di sekitar wilayah operasional.
“Kami berharap perusahaan dapat merangkul masyarakat, terutama dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait agar seluruh administrasi maupun persyaratan dapat dipenuhi dengan baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan konsultasi publik ini, Anwar Hamidi berharap seluruh masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat menjadi bahan penyempurnaan dokumen AMDAL, sehingga rencana pengembangan pertambangan PT Sinomas Mining dapat berjalan sesuai ketentuan, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Barito Utara.(Candra).
