Pangkalan Banteng, pilarkalimantan.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menemui masyarakat Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (9/10/26).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah.
“Pemerintah hadir untuk melihat kondisi masyarakat terdampak karhutla, menyalurkan bantuan, serta mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah,” tutur Gubernur.
Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov Kalteng terus menangani karhutla dan dampaknya melalui layanan kesehatan serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.
“Upaya pencegahan dan penanganan karhutla terus dilakukan, termasuk melalui penyediaan rumah oksigen, layanan kesehatan di lapangan, serta penyaluran bantuan pangan, masker, makanan bergizi, dan vitamin,” jelasnya.
Gubernur menambahkan bahwa Pemprov Kalteng juga menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kekurangan air,” ungkapnya.
Sebanyak 1.000 paket bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Pemprov Kalteng juga menyalurkan bantuan tunai melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 1.055 keluarga penerima manfaat (KPM).
“Bantuan pangan dan tunai ini adalah upaya Pemprov Kalteng untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga terdampak karhutla, serta meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat,” ujar Gubernur.
Gubernur menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan desa untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Camat dan kepala desa agar proaktif melaporkan kondisi masyarakat serta segera menindaklanjuti kendala penyaluran bantuan, termasuk jika terdapat warga yang berhak menerima tetapi belum mendapatkannya,” tegas Gubernur.
“Laporan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang tepat sasaran sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat akibat karhutla dan musim kemarau. Aspirasi warga juga menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan prioritas pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.
Tampak hadir Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalteng Riska Agustin, serta masyarakat penerima bantuan di Desa Karang Mulya.( red )
