Skip to content
PILAR KALIMANTAN

PILAR KALIMANTAN

Magazine WP Theme

  • Kalimantan Tengah
    • Pemprov Kalteng
    • Pemkot Palangka Raya
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito TImur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kobar
    • DPRD Kotim
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Kabar Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Opini

Wakil Walikota Palangka Raya Gelar Rapat KoordinasiPenanganan Kemiskinan

Elianto 7 Juli 2025

Oplus_131072

Palangka Raya, pilarkalimantan.com – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyebutkan bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan dalam penanggulangan kemiskinan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (07/07/25).

Menurutnya, kemiskinan merupakan masalah kompleks yang tak bisa diselesaikan oleh satu institusi atau program tunggal. “Kita perlu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Setiap pihak memiliki peran strategis yang harus dioptimalkan,” ujarnya.

Berdasarkan Permendagri Nomor 53 Tahun 2020, pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu, berkesinambungan, dan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal. Untuk itu, sinergi antarlembaga, baik vertikal maupun horizontal, menjadi krusial dalam perencanaan dan implementasi program.

Zaini juga menyebutkan perlunya pendekatan lokal dalam merancang solusi. “Setiap wilayah memiliki karakteristik sendiri, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun geografis. Jadi pendekatannya harus kontekstual,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya inovasi dan percepatan dalam pelaksanaan program. Jangan sampai kebijakan hanya berhenti di tataran konsep atau rencana tanpa aksi nyata di lapangan. “Masyarakat butuh solusi hari ini, bukan sekadar wacana,” tegasnya.

Rakor ini diharapkan menjadi titik awal langkah strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Semoga hasil koordinasi ini mampu melahirkan kebijakan yang inklusif, efektif, dan menyentuh langsung akar persoalan,” pungkasnya.( Es)

Bagikan Berita
Share

Post navigation

Previous Bupati Murung Raya Hadiri Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial di Kecamatan Laung Tuhup
Next  Pemko Palangka Raya Komitmen Dukung Program Perlindungan Sosial Amanat UUD 1945

Sebelumnya

Keluarga Besar Rimbawan Kalteng Gelar Ibadah dan Rayakan Natal Bersama.

Keluarga Besar Rimbawan Kalteng Gelar Ibadah dan Rayakan Natal Bersama.

12 Desember 2025
Pemkab Mura Berikan Dukungan Penuh Melalui DP3AdaldukKB Cegah Stunting

Pemkab Mura Berikan Dukungan Penuh Melalui DP3AdaldukKB Cegah Stunting

10 Desember 2025
Pemko Palangka Raya Layanan Darurat 112 Masuk 5 Terbaik Nasional

Pemko Palangka Raya Layanan Darurat 112 Masuk 5 Terbaik Nasional

10 Desember 2025

Tentang Kami

  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
| DarkNews by AF themes.