Skip to content
PILAR KALIMANTAN

PILAR KALIMANTAN

Magazine WP Theme

  • Kalimantan Tengah
    • Pemprov Kalteng
    • Pemkot Palangka Raya
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito TImur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kobar
    • DPRD Kotim
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Kabar Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Opini

Workshop Karbonisasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Pupuk Organik

Elianto 29 November 2023
Workshop Karbonisasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Pupuk Organik

Palangka Raya, pilarkalimantan.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama IPB (Institut Pertanian Bogor) University menggelar Workshop Karbonisasi Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pemanfaatannya Sebagai Pupuk Organik Untuk Subtitusi Pupuk Kimia pada Perkebunan Kelapa Sawit yang bertempat di Ballroom Hotel Luwansa Kota Palangka Raya, Selasa (28/11/2023).

Dalam sambutan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Workhsop dari IPB University Erliza Hambali mengatakan tujuan dari terselenggaranya workshop ini adalah merekomendasikan penerapan proses karbonisasi terhadap pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai pupuk organik.

”Dari situ kita bisa menghasilkan by your charge, by your charge ini bisa digunakan sebagai soil condisioner. Artinya disini adalah, kalau kita menggunakan soil condisioner sehingga penggunaaan pupuk bisa dikurangi, artinya kita bisa meningkatkan efisiensi pemupukan. Dampaknya biaya berkebun kelapa sawit bisa diturunkan, karena 80 persen dari biaya perkebunan kelapa sawit itu berasal dari pupuk kimia yang digunakan saat ini,” ucapnya.

Workshop Karbonisasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Pupuk Organik

Lebih lanjut, Erliza menjelaskan penerapan metode ini dalam jangka panjang dapat berdampak pada peningkatan kesuburan tanah, menyehatkan tanah, dan meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS Arfie Thahar mengatakan kegiatan workshop ini terselenggara atas kolaborasi antara BPDPKS dan perguruan tinggi industri dan masyarakat petani dalam rangka untuk mensosialisasikan satu hasil teknologi ataupun inovasi yang bisa digunakan dalam rangka untuk peningkatan produktivitas yang ada di perkebunan kelapa sawit.

”Kita targetkan untuk mencapai produksi pada tahun 2027 hampir 60 juta ton CPO. Di mana target ini disyaratkan tidak ada penambahan luas lahan, artinya disini adalah bagaimana kita bisa meningkatkan produktivitas itu dari tandan kelapa sawit itu dengan secara intensif,” pungkasnya. (Elianto.S)

Bagikan Berita
Share

Post navigation

Previous Sekda Buka Rakor Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Bawah Air Minum se Kalteng
Next Pelantikan Pengurus KONI Prov Kalteng Masa Bakti 2023-2027

Sebelumnya

IWO Bartim dan IPJI Kalteng Perkuat Sinergi Antar Pekerja Pers

IWO Bartim dan IPJI Kalteng Perkuat Sinergi Antar Pekerja Pers

9 Januari 2026
PDI Perjuangan Kalteng Rayakan Natal dengan Khidmat dan Kebersamaan: Wujud Syukur dan Komitmen Melayani 

PDI Perjuangan Kalteng Rayakan Natal dengan Khidmat dan Kebersamaan: Wujud Syukur dan Komitmen Melayani 

5 Januari 2026
Gubernur Kalteng Terima Kritik Pers untuk Kemajuan Pembangunan Kalteng

Gubernur Kalteng Terima Kritik Pers untuk Kemajuan Pembangunan Kalteng

22 Desember 2025

Tentang Kami

  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
| DarkNews by AF themes.