Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Gun Sriwitanto saat melakukan reses di Dapil I. (foto : Dok Pribadi)
Muara Teweh, pilarkalimantan.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (BARUT) Gun Sriwitanto, S.H melakukan reses di daerah pemilihan (Dapil) I tepatnya di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara.
Dalam keterangannya kepada media ini, Gun Sriwitanto, S.H menyampaikan ucapan syukur telah melakukan reses di Dapilnya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.
“Alhamdulillah kita telah melaksanakan reses di Kecamatan Teweh Tengah, seperti desa 52, 53, dan kelurahan Melayu serta Lanjas,” ucap Gugun panggil akrabnya, Sabtu (4/04/2026).
Dikatakannya, hasil reses tersebut ada beberapa masukan dari masyarakat setempat terkait infrastruktur dan ketahanan pangan.
“Warga berharap adanya perbaikan terutama jalan dan jembatan, sehingga dengan adanya akses jalan akan mengurangi biaya transportasi ke kebun,” imbuhnya.
Adapun terkait perkebunan berkelanjutan multikultura dalam upaya menopang ekonomi jangka pendek bagi petani dan masyarakat.
“Progaram holtikultura perkebunan dan perternakan di nilai positif, karena sejalan dengan program-program pusat yang diperintahkan langsung Bapak Presiden untuk program ketahanan pangan ke depan termasuk untuk mendorong program Bupati Barito Utara. Itu yang kami serap dari masyarakat,” ungkap Gugun
Mengenai usulan-usulan lainnya dari masyarakat, Gun Sriwitanto berharap kepada dinas terkait mengenai infrastruktur untuk jembatan dan Jalan. Terutama jembatan penghubung ke desa yang terbuat dari kayu seperti di km 53 yang cuma ada dua.
Harapannya, kalau bisa diganti dengan beton sehingga bisa menjadi investasi jangka panjang.
“Dan untuk pengawasan dalam pekerjaannya nanti, harus maksimal jangan sampai terkesan sementara. Karena dalam penyambungan konstruksi beton ini perlu adanya pengawasannya di bidang konstruksi,” harapnya.
Adapun terkait ketahan pangan dari dinas terkait yang perlu dibenahi dan ditingkatkan kinerja dari Dinas Pertanian atau Perkebunan.
“Supaya nanti ada penyuluh-penyuluh dan bisa memberikan pandangan-pandangan yang lebik baik sehingga nanti antara program perencanaan yang akan dilaksanakan bisa dipahami masyarakat,” pungkasnya. (Candra)
