Kepala SMAN 1 Lahei, Aden Hardi, S.Pd.
Lahei, pilarkalimantan.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lahei, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, menerapkan pembelajaran dari rumah bagi para siswa menyusul kondisi kabut asap yang terjadi akibat musim kemarau.
Kebijakan pembelajaran dari rumah tersebut telah berlangsung selama beberapa hari.
Meski para siswa mengikuti kegiatan belajar secara daring dari rumah, para guru SMAN 1 Lahei tetap hadir di sekolah untuk memantau dan memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik melalui pembelajaran online.
Kepala SMAN 1 Lahei, Aden Hardi, S.Pd., saat dikonfirmasi media pilarkalimantan.com, Selasa (1/9/2026), mengatakan bahwa pembelajaran dari rumah diberlakukan untuk menjaga kondisi dan kesehatan para siswa di tengah kabut asap.
“Untuk para murid sudah beberapa hari belajar dari rumah. Namun, kami para guru tetap turun ke sekolah untuk memantau dan memastikan pembelajaran tetap berjalan,” ujar Aden, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan, pihak sekolah masih melihat perkembangan kondisi kabut asap hingga 3 September 2026.
Apabila kondisi udara dan kabut asap sudah kembali normal, pembelajaran tatap muka di sekolah akan kembali dilaksanakan.
“Kami akan melihat kondisi sampai tanggal 3 September. Kalau kabut asap sudah normal, maka pembelajaran tatap muka akan kembali dilakukan,” katanya.
Aden juga mengimbau kepada seluruh siswa SMAN 1 Lahei agar tetap menjaga kesehatan selama pembelajaran dari rumah. Selain itu, ia meminta para siswa tetap rajin belajar dan mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh para guru.
“Kami mengimbau kepada seluruh murid agar selalu menjaga kesehatan dan tetap belajar dengan rajin,” pungkasnya. (Candra)
