Skip to content
PILAR KALIMANTAN

PILAR KALIMANTAN

Magazine WP Theme

  • Kalimantan Tengah
    • Pemprov Kalteng
    • Pemkot Palangka Raya
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito TImur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kobar
    • DPRD Kotim
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Kabar Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Opini

Menengok Kembali ‘Sexy Killers’, Film Dokumenter tentang Tambang dan Politik

Redaksi 5 Mei 2023

“Sexy Killers” adalah sebuah film dokumenter yang diproduksi oleh Watchdoc, yang mengambil tema tentang hubungan antara industri pertambangan batubara dan badan perpolitikan Indonesia. Film ini mengungkapkan bagaimana industri pertambangan batubara di Indonesia menjadi sebuah bisnis yang sangat menguntungkan dan bagaimana hubungannya dengan para politisi dan pemerintah.

Film ini menghadirkan wawancara dengan sejumlah ahli, aktivis, mantan politisi, serta pekerja di industri pertambangan batubara. Film ini menunjukkan bahwa industri pertambangan batubara telah menjadi sebuah bisnis yang sangat besar di Indonesia, dan banyak perusahaan tambang batubara yang dimiliki oleh para politisi atau orang-orang dekat dengan politisi. Hal ini memicu timbulnya korupsi dan tindakan ilegal di dalam industri tersebut, yang pada akhirnya merugikan masyarakat dan lingkungan.

Film ini juga mengungkapkan bagaimana dampak dari industri pertambangan batubara terhadap masyarakat dan lingkungan. Industri ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang besar, mengancam keberlangsungan hidup penduduk sekitar tambang, serta meningkatkan risiko penyakit dan gangguan pernapasan bagi masyarakat yang tinggal di dekat tambang.

Salah satu momen yang paling mencengangkan dari film ini adalah ketika seorang aktivis lingkungan menunjukkan bagaimana tambang batubara ilegal menyebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di dalam hutan lindung dan taman nasional. Hal ini menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh industri pertambangan batubara sudah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Namun, ada beberapa kelemahan dalam film ini. Salah satunya adalah kurangnya fokus pada solusi atau upaya yang dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Meskipun film ini memberikan pengungkapan yang sangat jelas tentang masalah korupsi dan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh industri pertambangan batubara, tetapi film ini kurang memberikan solusi yang konkret untuk mengatasi masalah tersebut.

Kesimpulannya, “Sexy Killers” adalah sebuah film dokumenter yang sangat penting dan kontroversial. Film ini mengungkapkan hubungan antara industri pertambangan batubara dan badan perpolitikan Indonesia dengan sangat jelas dan tegas, serta menunjukkan dampak yang merugikan bagi masyarakat dan lingkungan. Meskipun film ini kurang memberikan solusi yang konkret, film ini tetap patut ditonton oleh semua orang yang peduli dengan lingkungan dan keadilan sosial di Indonesia.

Bagikan Berita
Share
Tags: film

Post navigation

Previous Mempersiapkan Diri Menyambut Tahun Politik Pilpres 2024
Next MAN Kota Palangka Raya Lepas 330 Siswa

Sebelumnya

Antusias Masyarakat Kampung Manggala Saling Bantu Membatu Dalam Rangka Acara Hajatan.

Antusias Masyarakat Kampung Manggala Saling Bantu Membatu Dalam Rangka Acara Hajatan.

12 Januari 2025

Tentang Kami

  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
| DarkNews by AF themes.