Montalat, pilarkalimantan.com– Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang di pimpin lansung Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin,S.T.M.T., meninjau progres pembangunan Jembatan Sikan Tumpung di Kecamatan Montallat, Pada Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan di sela rangkaian agenda Safari Jumat didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah sejumlah kepala perangkat Daerah,Tokoh Agama. Tokoh Masyarakat, Serta Udangan Lainnya.
Jembatan Tumpung Laung–Sikan Tumpung Laung merupakan salah satu dari tiga proyek strategis daerah yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, saat meninjau Jembatan Petake, Bupati menemukan adanya kerusakan pada bagian lantai dan railing jembatan yang dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menyikapi kondisi tersebut, ia langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara untuk segera melakukan langkah penanganan.
“Jangan ditunda. Saya minta Dinas PUPR segera melakukan assessment, menyiapkan anggaran, dan melaksanakan perbaikan secepatnya. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegas H. Shalahuddin.
Ia juga berharap kepada kontraktor agar mempercepat penyelesaian pekerjaan sesuai target waktu tanpa mengabaikan kualitas konstruksi, khususnya pada bagian pondasi jembatan.
Usai melakukan peninjauan, rombongan melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Tumpung Laung II.
Dalam sambutannya Bupati H. Shalahuddin menegaskan, bahwa kehadiran pemerintah di lapangan merupakan bentuk komitmen untuk merespons secara cepat berbagai kebutuhan dan keluhan masyarakat.
“Selain itu ia juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi masyarakat, ”ucapnya.
Rangkaian Safari Jumat kemudian ditutup dengan kunjungan ke UPT Puskesmas Tumpung Laung. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD), ketersediaan obat-obatan, serta pelaksanaan program pencegahan stunting agar berjalan optimal dan mudah diakses masyarakat.(DiskominfoSandi/Cn).
