Foto bersama usai pelantikan Direktur dan Komisaris PT. Mitra Batara Sarana Mandiri. (foto : Candra)
Muara Teweh, pilarkalimantan.com – Pemerintahan Kabupaten Barito Utara melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan menghadiri acara pelantikan Direktur dan Komisaris PT. Mitra Batara Sarana Mandiri oleh Direksi Perusahaan Daerah Batara Membangun yang berlangsung di halaman kantor setempat, Rabu (1/4/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus baru perusahaan tersebut.
“Semoga pengurus yang baru bisa menjalankan tugas dengan amanah dan propesional,” ucap Felix.
Beliau berharap setiap kebijakan yang diambil dapat mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin supaya pengurus baru dapat mempertahankan hubungan baik dengan masyarakat,” imbuhnya.
Direktur Utama PT. Mitra Batara Sarana Mandiri, Drs. H. Asiannoor Alihazeki, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan tersebut.
Kepada awak media, Alihazeki menekankan pentingnya meneruskan kebijakan baik dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
“Harapannya, pengurus yang baru di lantik bisa meneruskan kebijakan yang baik, kalau nanti memang ada yang kurang baik harap di koreksi. Tetap mempertahankan pelayanan terutama kepada masyarakat jangan sampai ada istilahnya kita jauh dari masyarakat, karena pelanggan yang harus di utamakan,” pesannya.
Sementara itu, Direktur SPBU Perusda Mahyudin Abdul Gani menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang merupakan fondasi penting bagi langkah maju perusahaan.
“Amanah yang diberikan kepada saya sebagai Direktur bukanlah tugas ringan. Ini adalah tanggung jawab besar, terlebih dengan pesan dan arahan Bapak Bupati Barito Utara agar perusahaan ini mampu menjaga ketersediaan BBM serta memastikan kestabilan harga di tengah masyarakat,” ujar Mahyudin Abdul Gani atau yang akrab dipanggil Mang Boy.
Mahyudin juga menekankan pentingnya SPBU untuk tidak lengah ditengah dinamika global yang berdampak langsung pada sektor migas.
“Kita tidak boleh lengah Kita harus hadir sebagai solusi, bukan bagian dari persoalan. SPBU yang kita kelola harus mampu memberikan kepastian layanan, keadilan distribusi, dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Candra)
